Buku Berdamai Dengan Diri Sendiri
Buku
Berdamai Dengan Diri Sendiri
Seni Menerima Diri Apa Adanya
By Muthia Sayekti (2017)
Buku berdamai dengan diri sendiri sangat menarik untuk dibaca karena buku ini memberikan sebuah jawaban dari berbagai masalah terkait identitas diri yang kini menjadi sebuah tanda tanya besar. Dan dalam buku ini juga, kita akan belajar untuk menerima apa adanya, berdamai dengan ketidaksempurnaan, dan berdamai untuk menjadi diri sendiri.
Buku berdamai dengan diri sendiri juga sangat cocok untuk kita para remaja yang sedang mencari jati diri, memiliki hati yang lebih damai, dan untuk siapapun yang ingin belajar untuk menerima diri sendiri apa adanya.
Buku ini bisa menjadi obat sekaligus jawaban berbagai permasalahan krisis identitas dan juga memberi cara untuk menjadi pribadi yang lebih otentik.
Dengan membaca buku ini, anda akan menjadi diri yang lebih damai dan bahagia dengan cara berdamai dengan ketidaksempurnaan, dan mencari potensi yang terpemdam, hingga cara memandang potensi orang lain.
Setelah membaca buku ini, saya menjadi sadar bahwa banyak nilai-nilai dalam kehidupan manusia yang telah dipengaruhi oleh berbagai kemajuan teknologi. Misalkan kata "cakep" yang ditujukan pada mereka yang berkulit putih mulus, rambut hitam dan tebal, serta berbadan langsing.
Definisi "cakep" tersebut dibentuk melalui tontonan di berbagai media di mana mereka yang menampilkan figur figur yang memiliki paras yang cakep tersebut. Suka tidak suka ungkapan "cantik itu relatif" sebenarnya memang betul.
Pada dasarnya, standar kecantikan tidak bisa disamakan. Seandainya banyak orang yang sadar akan relativitas ini, pasti mereka tidak akan mudah memberi cap buruk kepada seseorang berdasarkan penampilan fisiknya. Hal ini juga akan menyelamatkan mereka dari jeratan iklan dan trend masa kini.
Jadi sangat penting bagi kita untuk mencari seorang figur yang layak untuk dicontoh. Figur yang layak dicontoh ini penting bagi kita untuk melawan arus kehidupan di era global yang kian hari makin deras. Intinya dari hal-hal di atas, kita harus bisa menjadi pribadi yang otentik.
Menurut Robbins ada lima prinsip dasar yang diperlukan untuk menjadi pribadi yang otentik, yaitu :
1. Know yourself (ketahui siapa dirimu)
2. Transform your fear (ubah ketakutan dalam dirimu)
3. Express yourself (tunjukkan dirimu yang sesungguhnya)
4. Be bold (beranilah)
5. Celebrate who you are (rayakan semua itu sebagai bentuk rasa syukur)
"Musuh terbesar dalam kehidupan sebenarnya tidak lain adalah diri kita sendiri" Mike Robbins
3. Testimoni :
Dari buku berdamai dengan diri sendiri kita dapat mengambil kesimpulan bahwa berdamai dengan diri sendiri berarti tidak menganggap semua kekurangan yang dimiliki sebagai kutukan dan menyadari bahwa kegagalan dan kesalahan adalah suatu hal yang wajar dilakukan oleh setiap orang yang dapat membuat kita berkembang baik, bahwa dalam permasalahan yang terjadi menyalahkan diri sendiri terus-menerus sampai melukai diri sendiri adalah bukan solusi terbaik dari permasalahan yang dihadapi.
Buku ini juga telah membantu banyak orang untuk memahami bahwa :
Komentar
Posting Komentar